Sabtu, 23 Juli 2016
Ciri-Ciri Ayam Terserang Flu Burung
Gejala klinis yang sering ditemukan pada ayam atau unggas yang terserang flu burung, antara lain :
- Jengger dan pial membengkak dengan warna kebiruan.
- Perdarahan merata pada kaki yang berupa bintik-bintik merah (ptekhi) atau ada disering disebut juga ”kaki kerokan”.
- Adanya cairan pada mata dan hidung (gangguan pernapasan).
- Keluar cairan eksudat jernih sampai kental dari rongga mulut.
- Diare.
- Haus berlebihan.
- Kerabang telur lembek.
- Tingkat janjkematian sangat tinggi mendekati 100% (kematian dalam waktu 2 hari, maksimal 1 minggu).
- Media penyebaran dan penularan sanggup melalui kotoran unggas, sarana transportasi ternak, peralatan sangkar yang tercemar, pakan dan minum unggas yang tercemar, pekerja di peternakan, burung.
Penyebab penyakit ini yakni virus H5N1, yang sanggup ditemukan dalam lendir, dan kotoran ayam. Prinsip dasar yang diterapkan dalam pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan Avian influenza atau flu burung ini, yakni : Mencegah kontak antara binatang peka dengan virus AI, Menghentikan produksi virus AI oleh unggas tertular (menghilangkan virus AI dengan dekontaminasi/disinfeksi), Meningkatkan resistensi (pengebalan) dengan vaksinasi, Menghilangkan sumber penularan virus, dan Peningkatan kesadaran masyarakat (public awareness).
Dalam pelaksanaannya, sanggup dilakukan melalui 9 tindakan yang merupakan satu kesatuan satu sama lainnya yang tidak sanggup dipisahkan, yaitu :
- Peningkatan biosekuriti
- Vaksinasi,
- Depopulasi,
- Pemusnahan terbatas atau selektif) di tempat tertular
- Pengendalian lalulintas keluar masuk unggas
- Surveillans dan penelusuran (tracking back)
- Pengisian sangkar kembali (restocking)
- Stamping out (pemusnahan menyeluruh) di tempat tertular baru
- Peningkatan kesadaran masyarakat (public awereness)
- Monitoring dan evaluasi
- Jagalah semoga ternak unggas dalam kondisi baik, antara lain, memiliki saluran ke air higienis dan masakan yang memadai, sangkar yang memadai, mendapatkan produk-produk yang bebas cacing dan sudah divaksinasi,
- Jagalah ternak semoga selalu berada di lingkungan yang terlindung dan bersih,
- Periksalah barang-barang yang masuk ke dalam area sangkar peternakan.
Flu burung atau Avian influenza (AI) yakni suatu penyakit menular disebabkan oleh virus H5N1. Penyakit ini sanggup menjadikan janjkematian unggas secara mendadak dan menyebar dengan cepat. Ayam, itik, kalkun, burung-burung liar dan sejenis unggas lainya,beberapa binatang lain dan juga termasuk insan sanggup terkena dari infeksi ini dan menjadikan kematian. Karakteristik virus flu burung yakni sanggup bertahan dalam kotoran unggas dan lingkungan (air dan tanah) dalam waktu beberapa ahad dan lebih usang lagi pada suhu dingin, namun mati segera sesudah dipanaskan.
ADS
Postingan Populer
-
Paruh ayam bangkok aduan yang patah atau lepas ini tak sanggup dibiarkan begitu saja, harus ada penanganan khusus lebih lanjut. Untuk mengo...
-
Cepat atau usang proses ayam ganti bulu atau mabung tergantung kita, kita sebagai juragan harus memahami bagaimana tata cara perawatan da...
-
Dalam memandikan ayam aduan pada waktu diadu merupakan sesuatu hal yang sangat penting dan memilih antara kemenangan dan kekalahan ayam...
-
Memandikan ayam menjadi faktor utama untuk menuju kemenangan,karena dengan memandikan ayam sebelum bertarung sangat membantu pernapasan pada...
-
sisik kaki ayam bangkok Setiap bentuk kaki ayam bangkok niscaya memilki keistimewaan atau kemampuan dalam menyerang lawan, ada yang ke...
-
Nih gan ayam yang pernah menang orisinil trah riau,klu bicara soal kualitas ayam riau tidak kalah dengan yang berasal dari negara tetangga.S...
-
Ayam bangkok aduan ada dimana-mana dari pelosok desa hingga kedaerah perkotaan juga ada penggemar nya,namun bila dibandingkan dengan zaman d...
-
Sisik Kaki Ayam Aduan spesial Yang Dikenal Dengan Satria Sinekti - Berikut di bawah ini merupakan sisik kaki ayam aduan istimewa alasannya ...
